KOLABORASI BERMAKNA - LAYANAN KESEHATAN PRIMER BERDAYA

06 September 2022 | 285 hits
AIPI_CISDI.jpg

Siaran Pers AIPI

Diskusi Publik & Penyerahan Laporan Studi Foresight

 

Jakarta, 6 September 2022, Tuntutan publik akan kebutuhan layanan kesehatan primer yang terus membaik, bukanlah isu yang baru. Perbincangan ini semakin mengemuka ketika pandemi COVID-19 melanda yang sudah lebih dari 2 tahun belum menunjukkan pemulihan menyeluruh. Tamapaknya dibutuhkan perbaikan komitmen politik, arah kebijakan yang jelas, serta kerja sama antar pemangku kepentingan yang dapat mendorong  terwujudnya pelayanan kesehatan primer yang ideal.

Di tataran publik, perbincangan pelayanan kesehatan primer yang mengemuka pun masih terbatas. Isu-isu tersebut sejatinya belum dipahami dengan baik oleh berbagai kalangan. Wacana yang ada selama ini pun, kerap terbatas pada sisi operasionalnya saja. Pembahasan yang terkait substansi dan kebijakan hanya menjadi percakapan sebagian kecil di kalangan pemangku kepentingan saja.

Timbul kesadaran, Puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer, perlu dikuatkan perannya sebagai penyedia primary care and essential public health agar lebih optimal.  Kebutuhan untuk mentransformasikan diri di bidang tata kelolanya dan perlu ditingkatkan kesadaran akan peran pentingnya menjadi keniscayaan.

Atas dasar itu, AIPI bekerja sama dengan  Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) melaksanakan studi foresight yang dilaksanakan sejak April 2021, hingga Maret 2022 diselesaikan penulisan laporannya, dan secara resmi akan diserahkan kepeda menteri kesehatan RI, serta akan sampaikan ke publik dalam bentuk Diskusi Publik yang diselenggarakan 8 September 2022 ini.

Laporan itu berjudul “Foresight untuk Menata Masa Depan Layanan Kesehatan Primer Indonesia”. Kajian dikerjakan dengan tujuan untuk memberi rekomendasi arah kebijakan bagi Pemerintah dan dapat dijadikan sebagai acuan bagi pemangku kepentingan lainnya.

Kajian ini mengupas kondisi kebijakan kesehatan Indonesia, khususnya pada sistem kesehatan nasional dan layanan kesehatan primer, sejak sebelum pandemi hingga pandemi berlangsung dan konsekuensi perbaikan kebijakan yang dibutuhkan di masa datang. Kajian ini merumuskan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan memasuki tahun ketiga pandemi.

Rekomendasi tersebut disusun berdasarkan bukti ilmiah global maupun regional serta pengetahuan eksplisit dan implisit yang diperoleh dari pengalaman bekerja di tingkat nasional, sub-nasional hingga akar rumput.

Perhelatan Diskusi Publik ini akan diikuti dengan Penyerahan Buku Laporan Kajian Foresight untuk Menata Masa Depan Layanan Kesehatan Primer Indonesia ini akan diselenggarakan secara hybrid pada 8 September 2022, jam jam 10.00–12.30 WIB, di Ruang Serba Guna Lantai 4 Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta.

Acara ini dapat diikuti secara daring melalui tautan s.id/kajianforesight, dan terbuka untuk kalangan ilmuwan, peneliti, tenaga medik, dosen, mahasiwa, dan juga untuk masyarakat umum pemerhati kesehatan. Acara dapat diikuti melalui livestream pada tautan  https://youtu.be/wRNVe30xB7w .

Diskusi publik secara hybrid ini akan digelar dalam dua sesi utama yaitu: Sesi Pembicara Kunci, yaitu oleh Menteri Kesehatan RI - Budi Gunadi Sadikin, dan Pembicara para pakar dan perwakilan para stake holder, Prof. Dr. dr. Akmal Taher, SpU(K) – anggota Komisi Ilmu Kedokteran AIPI, yang juga bertindak sebagai convener kajian foresight ini; Dr. M. Ridwan Kamil – Gubernur Jawa Barat; dr. Diah Saminarsih – pendiri CISDI; dr. Sri Kusuma Hartani – Executive Board member, Mercy Corps Indonesia; dr. Novrizal – Kepala Puskesmas Cikarang; dan dr Maria Endang Sumiwi, MPH – Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.

Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Ketua AIPI akan membuka acara Diskusi Publik dan menyampaikan kesan kerjasama penelitian foresight AIPI-CISDI ini, dan harapan luaran hasil kajian bermanfaat bagi perbaikan masa depan layanan Kesehatan primer Indonesia.  Seluruh rangkaian acara akan dipandu oleh MC dan Moderator jurnalis Sofie Syarief.  

Diharapkan rekomendasi hasil kajian dapat memberikan manfaat menyeluruh bagi pengembangan arah kebijakan yang tepat. Selanjutnya dapat pula menempatkan investasi anggaran negara untuk implementasi langkah-langkah utama agar transformasi yang sesungguhnya dapat berlangsung. Ulasan mengenai keterkaitan elemen-elemen di luar sektor kesehatan yang memengaruhi arah kebijakan kesehatan diakomodasi masuk ke dalam skenario ideal. Selain arah kebijakan, jawaban dari kebuntuan dalam operasionalisasi juga telah disampaikan.

 Skenario memetakan masa depan yang mungkin terjadi, disertai dengan kemungkinan-kemungkinan deviasinya. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh pada para pembuat kebijakan maupun aktor pembangunan lain sebagai pengingat bahwa perencanaan kebijakan pembangunan mempunyai multi faktor di dalamnya. Diskursif atau perubahan dalam satu hal akan berpengaruh pada elemen-elemen lainnya.

Pembaca Budiman. Ikuti mengikuti terus rangkaian acara kegiatan-kegiatan ilmiah yang diselenggarakan AIPI. Ini semua dilakukan untuk  menjembatani agar kontribusi para ilmuwan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat luas dapat berlalan lancar.   Semua perhelatan AIPI dapat diikuti melalui aplikasi Zoom, YouTube dan berbagai sosial media AIPI.

(Sigit Asmara Santa – Biro Administrasi Ilmu Pengetahuan)

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.