Soft Launching Pameran “Potret Ilmuwan Inspiratif dalam Lukisan” Mengenang Jejak Ilmuwan, Merayakan Kemerdekaan RI ke 80 dan Hari Jadi AIPI ke 35 melalui Seni

23 June 2025 | 6017 hits
SciArt8.jpg

Siaran Pers
 

Jakarta, 23 Juni 2025

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, dan merayakan hari jadi Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) ke 35, sebuah inisiatif kreatif, edukatif , dan lintas-disiplin bertajuk SciArt 8.0 “Potret Ilmuwan Inspiratif dalam Lukisan" resmi diluncurkan secara terbatas dalam sebuah soft launching. Kegiatan ini menyoroti kontribusi para ilmuwan Indonesia yang telah memberikan sumbangsih luar biasa dalam membangun peradaban dan memajukan ilmu pengetahuan di tanah air, dan berkontribusi pada dunia—melalui medium seni lukis yang menyentuh dan reflektif.

Dalam acara soft launching pameran ini akan dipajang deretan karya seni lukis yang menampilkan potret figur-figur ilmuwan Indonesia dalam ukuran 200 x 150 cm, yang selama ini berkontribusi secara signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berkiprah di Indonesia namun kerap luput dari sorotan publik.

Inisiatif acara ini diprakarsasi oleh kolaborasi Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI),  Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Pameran digelar di Benteng Vradeberg, Yogyakarta, pada Selasa 24 Juni 2024, pukul 13.00-21.00 WIB, dan terbuka untuk umum.

Pameran Potret Ilmuwan Inspiratif dalam lukisan ini digagas bertujuan untuk: 1)mengapresiasi dan mengenang para ilmuwan Indonesia yang berpengaruh dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; 2) menyeimbangkan narasi kepahlawanan nasional dengan menyeimbangkan kontribusi intelektual, disamping tokoh-tokoh dari latar belakan militer; 3) menyebarluaskan pengetahuan tentang karya, pemikiran dan sumbangsih para ilmuwan kepada masyarakat luas; 4) menumbuhkan inspirasi generasi muda untuk meneladani semangat keilmuwan dan menjadikan pengetahuan sebagai pilar pembangunan bangsa. Diharapkan dengan adanya pameran ini dapat mengangkat dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari narasi kebangsaan yang membumi dan membangkitkan inspirasi lintas generasi.

Inisiatif dan kerja bereng kolaborasi antara komunitas seniman, akademisi, ilmuwan dan lembaga kebudayaana yang bertujuan untuk mengangkat sosok-sosok ilmuwan ke ruang kesadaran publik secara visual dan emosional – melalui media lukisan potret tokoh ilmuwan, diharapkan membangkitkan idola-idola generasi muda dari kalangan ilmuwan. Tak kurang 8 kurator ilmuwan telah memilih 80 tokoh ilmuwan Indonesia. Mereka itu adalah Prof. Sangkot Marzuki (AIPI), Prof. Ismunandar (AIPI-Kemenbud), Prof Mayling Oie-Gardiner (AIPI-GB Emeritus UI), Prof. Budhi Suyitno (AIPI), Dr. Yudi Latif (AIPI-Cendekiawan Muslim), Prof. Yudi Darma (Kemendiktisaintek), Taufik Razen (Budayawan), JJ Rizal (sejarawan) dan dibantu serta mendapatkan masukan dari para anggota AIPI dan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

Beberapa tokoh ilmuwan asing di Zaman Hindia Belanda (Pra-Kemerdekaan)  berkontribusi signifikan terhadap ilmu pengetahuan antara lain Georg Everhard Rumphius (1627-1702), Jacobus Bonttios (1592-1631), Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864), Alfred Russel Wallace (1823-1913), Eugene Dubois (1858-1940), Christiaan Eijkman (1858-1930) dan lain sebagianya. Rumphius dikenal sebagai peneroka botani Nusantara dari Ambon ke Dunia. Junghuhn lahir di Mansfeld Jerman dikenal sebagai ilmuwan yang meneliti alam nusantara. Wallace seorang naturalis Inggris sebagai tokoh penting dalam perkembangan biogeorafi tropis. Untuk mengambil beberapa contoh kontribusi ilmuwan-ilmuwan tersebut.
 

Ilmuwan-ilmuwan yang teridentifikasi berkontribusi nyata pada zaman Hindia Belanda pra kemerdekaan yang dilukis antara lain Sukarno (1901-1970), Moch Hatta (1902-1980), Tan Malaka (1897-1949), Soepomo (1903-1958), Kartini (1878-1904), Husein Djajadiningrat (1889-1960), Poerbatjaraka (1884-1964), Raden Soesilo (1888-1971), Achmad Mochtar (1908-1945) dan lain-lain. 

Sedangkan pasca kemerdekaan teridentifikasi ilmuwan berikut yang memberikan kontribusi sinifikan bagi ilmu pengetahuan antara lain: BJ Habibie (1932-2019), Sardjito (1891-1970), Sarwono Prawirohardjo (1906-1983), Mochtar Kusumaatmadja (1906-1983), Selo Soemardjan (1915-2003), Teuku Yacob (1929-2007), Koentjaraningrat (1923-2005), Soedjatmoko (1921-1989), Sartono Kartodihardjo (1921-2007), Widjijo Nitisastro (1927-2012), Meriam Budiarjo (1923-2007), dan seterusnya.

Penjelasan lengkap kiprah ilmuwan yang teridentifikasi memberikan kontribusi luar biasa pada bidang imu pengetahuan di Indonesia dan bahkan di dunia, dapat dilihat di Katalog Pameran SciArt 8.0 Jogjakarta.

Acara soft launching ini juga dirangkai Sesi I: dengan diskusi kegiatan pameran dalam peningkatan minat saintek, pemutaran video, gelar wicara (talk show) bertajuk “Rapsodi Seni dan Saintek: Menyatukan Seni, Sejarah, dan Sainstek” dengan menghadirkan narasumber Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Media  Massa, Ezki Tri Rezeki, Sejarawan dan Akademisi Monash University, Luthfi Adam, pelukis Paul Hendro; dan beberapa narasumber yang kompeten. Diskusi ini menyoroti pentingnya membangun budaya apresiasi terhadap kontribusi ilmiah dalam pembangunan bangsa. Sedangkan pada Sesi ke II malam hari elat wicara bertajuk "Kiprah Ilmuwan Nusantara dalam Lintas Zaman" menghadirkan narasumber Prof. Sangkot Marzuki (AIPI); Prof. Hans Pols (Sejarawan Medis University of Sydney), dan Prof. Harold J. Cook (Sejarawan Sains, Bown University), dan Taufik Rahzen (Kurator dan Penggagas SciArt).

Pameran penuh "Potret Ilmuwan Inspiratif dalam Lukisan" dijadwalkan akan digelar untuk publik rencananya pada Agustus 2025 dalam rangka memperingati HUR RI ke 80 dan juga memperingati hari jadi AIPI pada Oktober 2025 di Jakarta 

Dengan semangat kemerdekaan yang ke-80, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bangsa besar adalah bangsa yang mengenali, menghormati, dan mengabadikan jasa-jasa para pemikir dan ilmuwannya. Silakan berkunjung menyaksikan pameran ke Benteng Vradeberg, Yogyakarta, dengan mengajak keluarga di saat libur sekolah ini. 

Website        :  aipi.or.id  
Instagram     :  aipi_Indonesia
Tweeter        :  AIPI_id
Youtube        : AIPI_Indonesia

 

Penulis Siaran Pers:

Sigit Asmara Santa

humas@aipi.or.id
Biro Adm. Ilmu Pengetahuan,  AIPI.

Hak Cipta © 2014 - 2024 AIPI. Dilindungi Undang-Undang