Indonesian Science Agenda: Dari AIPI untuk Indonesia

30 November 2014 | 3263 hits
timisa-700x390.jpg

Jakarta (BERITA AIPI) - Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia kini telah menjaring ratusan ilmuwan muda Indonesia melalui penyelenggaran Kavli Frontiers of Science, sejak 2011. Potensi ini kemudian dimanfaatkan dengan menyusun Indonesia Science Agenda, sebuah buku untuk menginspirasi para ilmuwan atau calon ilmuwan, untuk memajukan Indonesia di masa depan.

Buku yang kini masih disusun itu berisi 45 pertanyaan tentang hal-hal krusial yang harus dipecahkan demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera. Harapannya, pada 2045, saat kita merayakan 100 tahun kemerdekaan, pertanyaan itu telah terjawab dan Indonesia telah berkembang menjadi negara maju.

Proses pembuatan buku itu dimulai pada Desember 2013, oleh ilmuwan-ilmuwan muda yang menjadi anggota Indonesian Young Academy (IYA), dengan bimbingan dari para penasihat dari AIPI seperti Prof. Sangkot Marzuki, Prof. Mayling Oey-Gardiner, dan Dr. Budhi M. Suyitno, Prof. Daniel Murdiyarso, serta Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro.

"Di tengah situasi politik yang kini panas, harus ada orang-orang yang berani memajukan Indonesia melalui sains," ujar Sangkot Marzuki, Ketua AIPI yang menjadi pembina dalam penyusunan buku ini.

Buku itu kemudian ditulis oleh 12 orang anggota Komite Studi dengan berbagai latar belakang keilmuan. Saat ini tim itu telah menyelesaikan penyusunan second order draft yang siap dikirimkan ke 120 orang reviewer, para alumni Kavli Frontiers of Science Symposium I, II, dan III, serta alumni Frontiers of Social Science Symposium.

Targetnya, buku tersebut dapat diluncurkan pada Mei 2015, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional sekaligus perayaan 25 tahun berdirinya AIPI.

Pembuat Artikel: Anggrita Desyani
Editor : Uswatul Chabibah

Hak Cipta © 2014 - 2024 AIPI. Dilindungi Undang-Undang