| Anggota sejak | : | 2024 |
| Keanggotaan | : | Komisi Ilmu Kedokteran |
| Kepakaran | : | Ilmu Gizi |
| Blog | : | - |
Prof. Rina Agustina adalah seorang dokter dan ilmuwan yang menekuni bidang ilmu gizi, khususnya gizi ibu, remaja, dan anak. Berbagai penelitian telah dilakukan dan menghasilkan program yang digunakan oleh masyarakat dan Pemerintah. Saat ini Prof. Rina ditunjuk sebagai WHO Strategic and Technical Advisory Group of Experts for maternal, newborn, child and adolescent health and nutrition (STAGE) sejak 2023 dan Ketua Human Nutrition Research Center (HNRC), Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) FK UI.
Prof. Rina juga berpengalaman memimpin uji klinis skala besar baik di rumah sakit, kelembagaan dan berbasis masyarakat. Kontribusi sebagai team leader hibah Tops Institute for Food and Nutrition Netherland untuk bidang probiotik dan diarrhea menghasilkan kelompok kerja probiotik di Kawasan Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh SEAMEO-REFCON.
Prof. Rina dipercaya oleh Pemerintah Indonesia menjadi tim nasional ahli gizi Kemkes, dan Komite Ahli Pangan Fungsional di BPOM. Prof. Rina menerima penghargaan dan apresiasi internasional, diantaranya international award dari North American Society of Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition (NASPGHAN), best research-Ristek-Kalbe Science Award tahun 2014, dan menjadi profil The Lancet “Rina Agustina: tracking nutrition and child health” tahun 2019.
Prof. Rina merupakan seorang penulis dan co-author sejumlah artikel yang diterbitkan dalam jurnal internasional terkemuka. Pada Desember 2023, H-index of 18 (Google Scholar) 16 in Scopus, dengan total index publikasi : 40 PubMed, 44 Scopus, 6 The Lancet, dan 15 first-author, 8 last-author, dan 14 corresponding-author dengan 3957 citations di SCOPUS dan 7016 di Google Scholar. Beliau menjadi komite penasihat untuk New York Academy of Sciences, JCIE International Advisory Group on Global Health pemerintah Jepang mewakili low-middle income country.
Prof. Rina menerima Makara Dharma Bhakti X Tahun 2020 dari Rektor Universitas Indonesia sebagai dosen yang paling produktif menghasilkan publikasi internasional selama 2010-2019, dan menjadi 8th top scientist in health sciences in Indonesia berdasarkan the Indonesia Science and Technology Index (SINTA) 2017-2022.
AIPI akan lebih berdampak dengan menjadikan Prof. Rina Agustina sebagai anggota Komisi Ilmu Kedokteran (KIK) dengan berbagai riset dan inovasi di bidang ilmu gizi, dan mengingat saat ini KIK belum memiliki ahli ilmu gizi. Beliau akan berkontribusi dalam menjawab tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan masa depan, khususnya terkait isu perbaikan gizi untuk ibu, remaja, dan anak.