Presiden Prabowo Subianto Melantik Ketua AIPI 2018-2023 sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


Siaran Pers

Jakarta, 22 Oktober 2024. 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan dan mengambil sumpah jabatan Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kabinet Merah Putih, pada 21 Oktober 2024, di Istana Negara.

Bertempat di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024), Presiden Prabowo menuntaskan melantik seluruh personil yang akan membantu pemerintahannya 2024-2029; terdiri dari 48 menteri, 56 wakil Menteri, dan 5 kepala lembaga negara setingkat Menteri.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Era Presiden Jokowi, dipecah menjadi tiga di Era Presiden Prabowo, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi; dan Kementerian Kebudayaan. Satryo Soemantri Brodjonegoro, akan mengemban amanah memajukan pendididkan tinggi, sains, dan teknologi Indonesia ke depan (2024-2029) di kabinet Prabowo-Gibran.

Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah Ketua AIPI ke VI (2017-2023). Satryo menjadi anggota AIPI sejak 2008, tergabung dalam Komisi Ilmu Rekayasa AIPI. Doktor mechanical engineering dari University of California, Berkeley, USA tahun 1985 ini telah lama dikenal berkecimpung dan menekuni di dunia pendidikan. Pria kelahiran Delft, 5 Januari 1956 ini, mengawali karier menjadi dosen di almamaternya ITB. Pada 1992, Satryo terpilih menjadi Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB 1992.

Dikenal sebagai salah satu pembaharu dunia pendidikan, peletak konsep Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang setelah era 2000 dikenal dengan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Pada 1999-2007 Satryo diamanahi mengemban Dirjen Dikti.

Setelah menjadi Anggota AIPI selam 10 tahun, pada 2018 dalam Sidang Paripurna AIPI, Satryo secara aklamasi dipilih menjadi Ketua AIPI ke VI periode 2018-2023 menggantikan Prof. Sangkot  Marzuki yang telah menjabat Ketua AIPI selama dua periode berturut-turut (2008-2018). Sebelum itu, Satryo (2013-2018) mengemban Wakil Ketua AIPI. Beberapa tahun terakhir ini, Satryo Soemantri juga aktif  sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang, dan juga alamaternya ITB.

Satryo dinilai sukses mengemban Keketuaan S20 (Science-20), engagement group pada forum kerja sama ekonomi internasional Presidensi G20 tahun 2022, ketika Indonesia mendapat giliran menyelenggarakan Keketuaan G20. Ia berhasil merangkul seluruh Akademi Ilmu Pengetahuan negara-negara yang tergabung dalam G20 ditengah tantangan luar biasa yaitu konflik Uni Soviet-Ukraina memanas dan pandemi Covid-19 yang sedang memuncak.

Ketua AIPI, Satryo Soemantri Brodjonegoro, sebagai pemegang Chairman S20 – 2022, sayap kelompok pelibatan (engagement group) ilmuwan dalam G20, memimpin para ilmuwan dunia untuk dilibatkan memberikan masukan basis saintifik bagi perumusan akhir kebijakan G20. Dalam pelaksanaan tugasnya, ia akan menghimpun masukan dari Academy Science negara-negara anggota G20, kemudian merumuskan bersama-sama dan dibawa ke meja sidang G20. Sebagai sebuah badan sayap G20, S20 ini juga didukung oleh para ilmuwan Indonesia dari AIPI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), UI, IPB, ITB, UGM, UNAIR dan kalangan perguruan tinggi lainnya. Keketuaan Satryo di S20-2022 dibantu oleh co-chairman dari BRIN, UI dan dan Asian Development Bank (ADB).

Keketuaan S20 Indonesia di Presidensi G20-2022 berhasil merumuskan Komunike (kesepakatan bersama) yang disepakati dan selanjutnya ditandatangani oleh seluruh Chairman academy of sciences negara-negara anggota G20; kecuali Uni Soviet yang sedang berkonflik dengan Ukraina dan Royal Society Inggris, yang sedang pada masa berkabung atas wafatnya Ratu Elisabeth.

Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran akan bekerja lima tahun ke depan itu beranggotakan 48 menteri dan 56 wakil menteri serta 5 kepala lembaga setingkat menteri.

“Saya merasa pulang kembali ke habitat saya setelah 17 tahun meninggalkannya,” ungkap Satryo, Senin 21 Oktober 2024, ketika memberikan sambutan Serah Terima Jabatan dari Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi era Presiden Jokowi, kepada 3 pejabat menteri pemekaran di era Prabowo Subianto, yaitu Kementerian Pendidikan Dasar dan menengah dijabat oleh Abdul Mu’ti; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dijabat oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro; dan Kementerian Kebudayaan diamanahkan kepada Fadli Zon.

Dalam menjalankan tugasnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan dibantu oleh 2 Wakil Menteri yaitu, Prof. Fauzan, Rektor UMM selama dua periode (2016-2024) dan Prof. Stella Christie, Ph.D., ilmuwan psikologi kognitif yang juga guru besar Tsinghua University China.

Selamat bekerja mengemban tugas mulia, Prof. Satryo. Semoga sukses menghatarkan Indonesia menjadi lebih terdidik, dan memajukan sains dan teknologi Indonesia, menjadi salah satu loncatan awal menuju Indonesia Emas 2045.

Website         :  aipi.or.id  
Instagram     :  aipi_Indonesia
Tweeter         :  AIPI_id
Youtube         : AIPI_Indonesia

Pembuat Siaran Pers:
Sigit Asmara Santa,
humas@aipi.or.id
Biro Adm. Ilmu Pengetahuan, AIPI