Diskusi Publik : “Penemuan Pithecanthropus Erectus Dobuis dari Trinil: Menguak Misteri Evolusi Manusia”


Siaran Pers


Jakarta, 12 Februari 2025. 

Indonesia memiliki peran besar dalam sejarah evolusi manusia, salah satunya melalui penemuan fosil manusia purba Pithecanthropus erectus oleh Eugene Dubois di Trinil, sebuah desa kawasan pinggir Bengawan Solo,  Jawa Timur, 1891. Untuk menggali lebih dalam tentang pentingnya temuan ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan, sejarah dan budaya dunia, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud), Indonesia Heritage Agency, dan Musium Nasional Indonesia (MNI) dengan bangga menghadirkan Diskusi Publik bertajuk Penemuan Pithecanthropus Erectus Dubois dari Trinil – Menguak Misteri Evolusi Manusia.

Acara ini akan dihelat pada Senin, 17 Februari 2025, pukul 09.00-13.00WIB, di Auditorium Theater, Gedung B, Museum Nasional Indonesia, Jln. Medan Merdeka Barat No.12, Jakarta Pusat, dan akan menghadirkan para pakar di bidang arkeologi, paleoantropologi, geologi dan sejarah guna membahas berbagai aspek penting dari penemuan Dubois. Diskusi publik ini dapat pula diikuti melalui tautan aplikasi Zoom dengan Meeting ID 934 0342 6463 dan Passcode 040852, dan juga disiarkan melalui tautan YouTube https://linktr.ee/aipi_indonesia.    

Penemuan Pithecanthropus erectus di Trinil itu, diakui menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah paleoantropologi dunia, yang sangat bermakna bagi perkembangan evolusi manusia di bumi ini.  Penemuan Pithecanthropus erectus DUBOIS itu juga telah  menempatkan Pulau Jawa sebagai salah satu situs utama penelitian manusia purba dunia.

Dalam rangka memperingati penemuan Pithecanthropus erectus lebih 13o tahun lalu, Museum Nasional menyelenggarakan pameran untuk mengapresiasi warisan ilmiah ini untuk memperluas pemahaman publik tentang evolusi manusia. Dalam rangka ikut mendukung dan meramaikan kegiatan pameran itulah, diskusi publik  bertajuk ”Penemuan Pithecanthropus Erectus Dubois dari Trinil – Menguak Misteri Evolusi Manusia” ini diselenggarakan dengan melibatkan para ahli lintas bidang yang terkait seperti antropologi, geologi, sejarah, dan biologi evolusi . 

Di bidang edukasi Diskusi publik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penemuan Pithecanthropus erectus di Pulau Jawa-Indonesia dan menelusuri benang merah serta kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan modern. Selain itu, di bidang ilmiah  bertujuan untuk membuka ruang dialog antara ahli lintas disiplin untuk menjelaskan konteks geologi, budaya, dan evolusi manusia terkait fosil ini. Disamping itu bagi generasi muda dapat memotivasi pelajar, mahasiswa, dan peneliti muda untuk melanjutkan eksplorasi bidang paleoantropologi dan ilmu terkait. Secara umum diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian situs-situs bersejarah seperti Sangiran dan Trinil.

Diskusi publik akan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, M. Sc., yang akan menyampaikan Pidato Kunci (Keynote Speech). Acara diskusi yang akan didahului dengan Sambutan dan Pembukaan oleh Ketua AIPI, Prof. Daniel Murdiyarso.

Para ahli yang akan hadir adalah Prof. Dr. Ismunandar, Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar – AIPI yang juga Staf Ahli Kemenbud, akan bertindak sebagai moderator sekaligus memberikan Pengantar Diskusi Publik bertemakan ”Memahami Konteks Penemuan Fosil Pithecanthropus erectus di Pulau Jawa”.

Diskusi Publik akan dihadiri oleh 5 orang narasumber yang menyampaikan materinya, dan 2 orang penanggap ahli. Narasumber 1) Prof. Djoko Iskandar – Anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI, yang juga GB Emeritus ITB – akan menyampaikan materi berjudul “Pithecanthropus erectus dan Evolusi”; 2) Prof. Ris. Harry Widiyanto – dari BRIN – akan memaparkan tema berjudul “Manusia Purba Indonesia”; 3) Dr. Sofwan Noerwidi – Ka Pusat Riset Arkeologi – BRIN Balai Arkeologi Yogyakarta – akan mempresentasikan tema “Dari Fosil Gigi melacak Manusia Purba di Tanah Jawa ”.

Sedangkan narasumber 4) Prof Dr. Yahdi Zaim – Anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar-AIPI, dan Guru Besar Emeritus ITB – akan membahas kajian berjudul ” Perjalanan Panjang Pithecanthropus erectus dan Manusia Purba lainnya sampai di Tanah Jawa: Kondisi Geologi dan Migrasi”; dan narasumber 5) Dr. Moh. Mua’lliful Ilmi – dari Pusat Riset Arkeometri, BRIN – akan membahas paparan berjudul ” Penggunaan Teknologi untuk kajian Gambar Tangan sebagai karya budaya manusia purba di Indonesia”.

Keseluruhan penyampaian diskusi daan paparan dari para narasumber akan ditanggapi oleh Penanggap 1 Prof. Dr. Herawati Sudoyo, Ketua Komisi Ilmu Kedokteran AIPI, dan Penanggap 2. Dr. Prihandoko Sanjatmiko, MS dari Dept. Antropologi, Universitas Indonesia.

Diskusi ini terbuka untuk akademisi, peneliti, mahasiswa, , pemerhati sejarah dan arkeologi, organisasi non-pemerintah/LSM, dan  masyarakat umum serta media yang tertarik untuk memahami lebih jauh jejak manusia purba di Nusantara. Dengan menghadirkan bukti ilmiah terbaru dan wawasan mendalam, acara ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap warisan paleoantropologi Indonesia serta membuka peluang penelitian lebih lanjut.

Diharapkan dari perhelatan diskusi publik ini menjadi salah satu wahana tersedianya wawasan baru bagi publik mengenai peran Pulau Jawa dalam sejarah manusia, selain menumbuhkan minat generasi muda terhadap bidang paleoantropologi. Penyelenggara berharap bahwa kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga situs-situs bersejarah.

Website         :  aipi.or.id  
Instagram     :  aipi_Indonesia
Tweeter         :  AIPI_id
Youtube         : AIPI_Indonesia

Penulis Siaran Pers:

Sigit Asmara Santa

humas@aipi.or.id
Biro Adm. Ilmu Pengetahuan, AIPI.