Prof. Dr. Sangkot Marzuki, M.Sc., Ph.D., D.Sc. adalah Direktur Pendiri Institut Eijkman untuk Biologi Molekuler di Jakarta (1992–2014). Minat ilmiahnya berfokus pada biogenesis membran pengubah energi dan gangguan genetik manusia yang terkait; minat ini ia kembangkan selama 17 tahun sebagai anggota fakultas kedokteran di Universitas Monash di Australia, sebelum pindah ke Indonesia pada tahun 1992 untuk membangun kembali Institut Eijkman.
Prof. Sangkot menjabat sebagai Profesor Kehormatan di Fakultas Kedokteran Universitas Monash (Melbourne), Profesor Ilmu Kedokteran di Universitas Indonesia di Jakarta, dan Profesor Tamu di Departemen Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Queensland. Atas kontribusinya di bidang ilmu pengetahuan, ia dianugerahi gelar doktor kehormatan dari Universitas Monash (1998), gelar doktor kehormatan dari Universitas Utrecht (2006), gelar doktor ilmu pengetahuan kehormatan dari Universitas Queensland (2010), serta menerima beberapa penghargaan bergengsi di Indonesia dan Penghargaan Ilmuwan Terkemuka ASEAN pada tahun 2005. Ia menerima Bintang Mahaputra Utama Republik Indonesia pada tahun 2009, dan diangkat menjadi Anggota Order of Australia pada tahun yang sama.