Opini Anggota AIPI

Fenomena Calon Tunggal
28 September 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian KOMPAS, 28 Juli 2018

Dalam penyelenggaraan pilkada serentak 2018 terdapat 11 kabupaten/ kota yang hanya diikuti satu pasangan calon. Setidak-tidaknya terdapat empat faktor penyebab fenomena pasangan calon tunggal.

Pertama, parpol peserta pemilu gagal melaksanakan salah satu fungsi utamanya, yaitu mempersiapkan (perekrutan dan kaderisasi) calon pemimpin. Kedua, proses pencalonan yang diatur dala ... oleh Ramlan Surbakti

Asa di Hari Kemerdekaan

06 July 2018

Artikel ini pertama kali diterbikan di Harian Kompas

Kontroversi hampir sepanjang September 2017 menyangkut PKI atau komunisme "Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera ag ... oleh Azyumardi Azra

Penyucian Negeri

03 July 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Baru saja menghikmati momen kesucian Idul Fitri, suasana kejernihan batin kita segera diuapi polusi persaingan politik. Ibarat embun yang terperangkap di daun lusuh, kepulangan kita ke Idul Fitri kali ini melahirkan situasi ”kesucian” yang riskan. Pribadi-pribadi boleh saja terlahir kembali bak embun suci, tetapi relung kehidupan negara tempat mereka bertahan ialah ruang yang cemar.

Tansparansi Dana Kampanye

05 June 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Pendekatan minimalis merumuskan demokrasi secara sederhana, yaitu kontestasi dan partisipa- si dalam proses pemilih -an penyelenggara jabatan politik. Peserta pemilu yang bersaing (kontestasi) mendapatkan kepe ... oleh Ramlan Surbakti

Teori Rekayasa

30 May 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Penulis yang mengkaji fenomena ekstremisme, radikalisme, dan terorisme di Indonesia, Timur Tengah, dan Asia Selatan, khususnya sejak terjadi bom bunuh diri Bali I (12 Oktober 2002), perlu menegaskan, ”teori rekayasa” yang tumpang-tindih dengan &rdqu ... oleh Azyumardi Azra

Puasa Pemenang

30 May 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Bulan puasa kembali menjenguk kita, memulihkan ingatan pada lupa. Tentang harapan kemenangan di titik nol keberangkatan Indonesia merdeka. Pada bulan puasa momen kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Pada titik persinggungan itu, dua momen kemenangan dihela dalam satu tarikan napas: kemenangan keimanan dan kemenangan kebangsaan. Puasa merupakan penanda kemenangan. Di berbagai tradisi agama, puasa dipraktikkan sebagai ... oleh Yudi Latif

Buku Putih AIP

27 April 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Banyak hal menarik yang saya temukan ketika saya melakukan riset fisika di The George Washington University, AS, hampir dua dekade lalu. Mungkin salah satunya adalah letaknya yang hanya beberapa blok dari Gedung Putih.

Namun, yang paling mengesankan adalah pengalaman bertemu dengan pelayan restoran siap saji di sekitar pusat kota Washington DC. Saat itu sang pelayan tampaknya tertarik de ... oleh Terry Mart

Nasionalisme, Sekali Bangkit Tak Padam Lagi

26 April 2018

Artikel ini pertama kali diterbikan di harian Kompas

Tentara Kerajaan (Belanda) di Indonesia (Koninklijk Nederlands Indisch Leger/KNIL) mendominasi serbuan ke Bandung pada akhir Januari 1950. Lebih dari 60 persen bintara dan tamtama KNIL terdiri atas warga Nusantara. Anggota satuan inti tersebut  hanya 50 000 sampai 60 000 orang.

Kelompok tersebut tidak dapat ditempeli stigma bersalah karena proses penerimaan tentara zaman itu telah men ... oleh Bambang Hidayat

 Pengembangan Kapasitas SDM

07 May 2018

Artikel ini pertama kali diterbikan di Harian Kompas

Dalam tiga tahun terakhir pemerin- tah melakukan pembangunan infrastruktur secara intensif untuk mendorong perekonomian, meningkatkan daya saing, produktivitas dan pemerataan pembangunan. Untuk tahun 2019 dan seterusnya, pembangunan fisik akan mulai dialihkan pada pembangunan manusia dalam rangka merawat infrastruktur yang telah dibangun, serta memastikan masyarakat dapat terus menerima manfaat pembangunan. 

Satryo S. Brodjonegoro

Calon Kepala Daerah sebagai Tersangka, Ramlan Surbakti

10 April 2018

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Harian Kompas

Sampai akhir Maret 2018 terdapat lima calon kepala daerah yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka karena diduga melaku- kan tindak pidana korupsi. Mereka adalah calon gubernur NTT, calon gubernur Lampung, calon gubernur Sulawesi Tenggara, calon bupati Subang, dan calon bupati Jombang.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, k ... oleh Ramlan Surbakti

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.