Berita

news_pic

AIPI Dorong Kolaborasi Ilmuwan melalui BASIC 2017

Jakarta, (BERITA AIPI) Senin, 21 Agustus 2017, Ilmu pengetahuan berperan sangat besar dalam memajukan kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, perkembangan terkini dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan amat penting untuk didiskusikan agar dapat diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut terus didorong oleh AIPI melalui berbagai kegiatan ilmiah berupa seminar, simposium, serta berbagai forum diskusi kebijakan. 

Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) mendukung penyelenggaraan Basic and Applied Sciences Interdisciplinary Conference (BASIC) pada 18-19 Agustus 2017, bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia. Konferensi tersebut bertujuan meningkatkan kerja sama multidisiplin dengan pendekatan yang lebih terintegrasi antara berbagai bidang ilmu.

BASIC 2017 mempertemukan para ahli di bidang matematika, fisika, geosains, kimia, biologi, baik dari universitas maupun lembaga penelitian. Rektor Universitas Indonesia, Prof. Muhammad Anis, menyebut simposium ini sangat penting sebagai sarana untuk mengikuti perkembangan terbaru di bidang ilmu pengetahuan dan mencari pemecahan atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. “Simposium ini memberi kesempatan para akademisi untuk berbagi pengalaman dan mempeluas jaringan. Ini akan memperkaya paradigma kita dalam melihat berbagai isu,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI, Prof. Mien A. Rifai, mengatakan setiap tahun AIPI terus mendorong penyelenggaraan berbagai simposium sejenis. Pada 2016 lalu, Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar telah menggelar simposium untuk membahas berbagai temuan dari fenomena gerhana matahari total yang melintasi Indonesia. “Kami harap kegiatan-kegiatan ini dapat mendorong perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia,” katanya. Pertemuan ilmiah sejenis diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara para peneliti di berbagai institusi yang dapat meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian.

BASIC 2017 mendatangkan pakar di bidang konservasi, biodiversitas, geosains, dan matematika sebagai pembicara utama dan dilanjutkan dengan presentasi poster dari para peserta. Berikut ini para pembicara utama beserta materi yang disampaikan dalam BASIC 2017:

 

  1. Prof. Chris Margules-James Cook University, Australia 
    The Changing Shape of Conservation Science
  2. Prof. Daniel Murdiyarso-Anggota AIPI, Peneliti Utama CIFOR dan Guru Besar Institut Pertanian Bogor
    Biodiversity Conservation in a Rapidly Transforming Landscape: Indonesian Perspective
  3. Dr. Nicole de Voogd-Naturalis Biodiversity Center, Belanda 
    Sponges as Essential Elements of Reef Ecosystem
  4. Dr. Abidin Kaya-Bursa Orhangazi University, Turki 
    DNA Computing via Codes over Various Alphabets
  5. Prof. Sri Widiyantoro-Anggota AIPI, Institut Pertanian Bogor
    Geotomographic Imaging Using Seismic Signals and Noise
  6. Prof. Endang Sukara-Anggota AIPI, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
    Biodiversity and Earth Sustainability: A Challenge




    Kunjungi website resmi BASIC 2017 (www.basic.ui.ac.id) untuk keterangan lebih lanjut.




    Pembuat Artikel : Anggrita D. Cahyaningtyas