“MENGENANG 1000 HARI WAFATNYA B. J. HABIBIE” dan PELUNCURAN BUKU ”B. J. HABIBIE dalam KENANGAN”

22 June 2022 | 409 hits
100_Prof.jpg

Siaran Pers AIPI

Jakarta, 21 Juni 2022. Setiap kali mengenang cendekiawan besar yang telah berpulang, meninggalkan jejak-jejak karya akbar bagi nusa bangsa yang tak mungkin terhapus, terasa ada ruang kosong di benak yang tak mungkin dipungkiri. Kapan akan terlahir tokoh besar penggantinya? Menantikan kehadiran sosok tokoh yang akan mengisi ruang kerinduan itu. Nostalgia sentimental itu semakin mengental, ketika para perindu itu terus mengulang kisah-kisah jejak langkah keteladanan dengan bertutur dan menuliskannya. Inilah cara terbaik untuk mengenang dan menyampaikan cerita teladan bernilai bagi generasi penerus bangsa. Begitulah cara “anak-anak intelektual” B.J. Habibie mengenang 1000 hari wafatnya dan mendokumentasikan ceritera keteladanan dalam bentuk buku.

Mereka itu adalah kelompok masyarakat IPTEK, yang pernah berinteraksi langsung dengan almarhum Prof. Dr.-Ing. B. J. Habibie, baik sebagai sahabat, rekan kerja, maupun sebagai stafnya, dan/atau pernah bekerja di lembaga-lembaga IPTEK yang didirikannya. Perhelatan itu bertajuk “Mengenang 1000 hari wafatnya Bapak B. J. Habibie” dan Peluncuran Buku “B. J. Habibie dalam Kenangan”.

Acara ini akan diadakan pada hari Sabtu tanggal 25 Juni 2022, dari jam 09.00 sampai dengan 12.00 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 2, Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, No. 11, Gambir, Jakarta 10110. Acara diselenggarakan secara hybrid, dapat diikuti secara daring melalui tautan di Zoom Meeting dan YouTube seperti tertera di atas.

Prof. Habibie sebagai Tokoh Bangsa, Presiden Republik Indonesia ke-3, dan juga sebagai Bapak Teknologi Indonesia, telah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Karya besar, pengabdian dan jasa beliau, kiranya perlu selalu dikenang, termasuk visi, serta berbagai pemikiran beliau untuk membawa Indonesia lebih maju, seyogyanya harus terus dihidupkan dan dilanjutkan oleh para generasi penerus.

Buku “B. J. Habibie dalam Kenangan” yang akan diluncurkan ini, merupakan kumpulan tulisan dari 44 pegiat IPTEK. Mereka pernah berinteraksi secara langsung dengan Prof. Habibie. Diantaranya terdapat beberapa tokoh senior, sahabat, rekan kerja, dan staf almarhum. Materi tulisan selain menceritakan perjalanan perkembangan IPTEK selama kepemimpinan beliau, juga menceritakan beberapa sisi humanis dan hubungan kemanusiaan dengan Prof. Habibie, yang dikisahkan dari pengalaman langsung para penulis.

“You must be better than me!” tegas Habibie dalam menanggapi laporan permasalahan yang saat itu sedang dihadapi salah seorang pejabat yang melaporkan situasi lembaga IPTEK yang dipimpinnya. “Negara ini negara Anda, maka berjuanglah untuk kemajuannya, jangan pernah menyerah apa pun hambatan dan penghalangnya,” ungkap Habibie menyemangati bekas stafnya itu. Di bagian lain dalam buku itu, terungkap pula pengakuan salah satu penulis yang pernah “berdebat ilmiah” dengan Mr Crack soal temuan corrosion and fatique material CN235 sungguh menyentuh. "Secara pribadi beliau bersifat terbuka, menerima perbedaan, menghargai argument lawan debatnya siapa pun dia, sangat toleran, dan egaliter," ujar salah satu penulis. Itulah sekelumit kisah-kisah yang didokumentasikan dalam bentuk buku itu, dapat melengkapi buku-buku biografi IPTEK B.J. Habibie yang bahkan belum banyak terungkap di publik.

Acara tersebut direncanakan akan ada Sambutan Memorial dari beberapa tokoh senior, antara lain Bapak Prof. Dr. H. Boediono (Wakil Presiden ke-11), Ibu Dr. Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan), Bapak Dr. Rachmat Gobel (Wakil Ketua DPR RI), Bapak Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro (Ketua AIPI), dan Bapak Prof. Dr.-Ing. Wardiman Djojonegoro (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 1993-1998).

Sedangkan Sambutan Testimoni akan disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Widjajalaksmi Kusumaningsih (puteri Almarhum Bapak. Prof. Dr. Widjojo Nitisastro) dan Dr. H. M. Taufan Pawe, S.H., M.H. (Walikota Parepare).

Selain itu, terdapat 3 orang tokoh “anak-anak intelektual” Prof. Habibie, mewakili 44 orang penulis buku tersebut, akan berkisah singkat tentang pengalaman berinteraksi dan membantu secara langsung tugas-tugas Prof. Habibie, Mereka berasal dari 3 bidang keahlian IPTEK yang berbeda, yaitu; (1) Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo untuk bidang Teknologi GIS (Geographic Information System) dan Remote Sensing; (2) Prof. Dr. Ir. Anton Adibroto untuk bidang Teknologi Penerbangan dan Industri Strategis; dan (3) Dr. Ir. Roy Sparringa untuk bidang Bio-teknologi dan Pertanian.

Acara akan diakhiri dengan kunjungan ziarah ke makam almarhum Bapak Prof. B. J. Habibie dan almarhumah Ibu dr. Hasri Ainun Habibie yang terletak bersebelahan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

(Sigit Asmara Santa – Biro Administrasi Ilmu Pengetahuan AIPI)

 

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.