SEMINAR DARING: TRANSFORMASI TEKNOLOGI DIGITAL: TANTANGAN DAN KESIAPAN MASYARAKAT INDONESIA

03 December 2022 | 366 hits
07DES2022A.jpg

Siaran Pers AIPI, 

Jakarta,  3 Desember 2022.

Era disrupsi teknologi digital telah melanda dunia sejak lebih dari satu dekade terakhir ini. Berkembang sangat pesat, meninggalkan umat manusia yang tak siap dalam mengatasi tantangan yang timbul dalam mengantisipasi dampak yang timbul, dan beradaptasi dengan resiko yang terjadi, serta untuk meraih peluang yang terbuka. Sumber daya manusia perlu disiapkan dan difasilitasi dengan iklim kondusif agar mampu mengikuti, menguasai, mengembangkan, dan memanfaatkan; dan bahkan menjadi unggul dalam kancah persaingan global di era disrupsi teknologi digital tersebut. Kuncinya adalah terus berupaya “mencerdaskan kehidupan bangsa”, sepenggal kalimat yang tidak asing bagi bangsa Indonesia. Frasa mencerdaskan kebidupan bangsa merupakan bagian dari tujuan kemerdekaan Indonesia, yang sering dikaitkan dengan pendidikan warga bangsa. Inilah pesan penting yang hendak diperbincangkan lebih mendalam dalam Seminar Daring yang dilaksanakan.

Perkembangan sistem teknologi digital memang sangat masif dan mencolok terutama di era kehidupan kita dewasa ini. Teknologi digital dan robotik mulai menggantikan dan menggusur peran tenaga kerja manusia. Teknologi digital dan robotik mulai merambah dan dimanfaatkan di dunia industri, yang dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, ketangguhan dan keberlanjutan produksi yang nyaris nir kesalahan dan kecacatan  produksi. Demikianlah Era Revolusi Industri 4.0 dimulai, pada gilirannya mendorong munculnya Cyber Physical System, terjadinya kolaborasi unsur teknologi internet dan teknologi otomatisasi.

Kesadaran akan kecenderungan dan kekhawatiran tenaga manusia akan tersingkirkan oleh dampak negatif Revolusi Industri 4.0 – yang menyebabkan manusia akan cenderung tergeser dan akan digantikan oleh robot - akhirnya mendorong kesadaran para pemikir, bahwa segala perkembangan teknologi itu pada hakekatnya, semestinya, menjadikan manusia menjadi pusat perhatiannya, sehingga  memunculkan Super Smart Society 5.0 (Society 5.0). 

Dalam Society 5.0, diharapkan manusia dapat berkolaborasi dengan teknologi untuk mengatasi permasalahan dalam kehidupan. Kolaborasi yang dimaksudkan diwujudkan agar teknologi digunakan untuk pendukung bukan sebagai pelaku utama, dan tetap meletakkan pusatnya manusia sebagai pelaku utamanya. Society 5.0 menggunakan big data yang dianalisa untuk menghasilkan solusi teknologi yg mendukung berbagai bidang kehidupan.

Dengan demikian, kekhawatiran disrupsi teknologi sudah tidak relevan lagi. Seharusnya inovasi teknologi menjadi solusi buat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Inovasi teknologi yang dihasilkan akan menjadi tantangan tersendiri bagi manusia untuk bisa lebih kreatif dalam menciptakan solusi teknologi yang dapat digunakan dalam mendukung kehidupan manusia itu sendiri. Namun demikian memang diperlukan aspek pendukung yang tetap harus dijaga keberadaannya - seperti nilai-nilai budaya dan kemanusian - sehingga transformasi teknologi terjadi sepenuhnya untuk kemanfaatan manusianya bukan untuk menghilangkan peran dan fungsinya.

Kondisi inilah yang mendorong Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) – sebagai wadah ilmuwan yang bersifat mandiri dan bukan merupakan badan pemerintah – yang bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin, Makassar; Universitas Tadulako, Palu; dan Universitas Negeri Gorontalo, mengadakan Seminar Daring untuk memperoleh pandangan dan masukan para akademisi, dosen, mahasiswa, pegiat iptek dan praktisi mengenai alternatif solusi atas masalah Disrupsi Teknologi Digital yang kita hadapi, agar masyarakat mampu mengidentifikasi tantangannya dan siap menghadapi transformasi teknologi digital yang terjadi.

Seminar Daring ini akan dihelat pada Rabu, 7 Desember 2022, pukul 13.00-16.00 WIB atau 14.00-17.00 WITA, melalui aplikasi Aplikasi Zoom Meeting; Meeting ID: 874 3342 1278 dan Passcode: KISDIGITAL atau dapat disaksikan melalui aplikasi YouTube: bit.ly/YTKISDIGITAL. Seminar Daring ini terbuka untuk umum, para akademisi, praktisi, pembuat kebijakan, mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya. Peserta Seminar Daring akan mendapatkan e-Sertifikat secara cuma-cuma.  

Seminar daring ini dikemas dalam dua Sesi.  Diawali dengan Sesi Pertama berupa Sambutan dan Pembukaan akan disampaikan oleh Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Dilanjutkan dengan Sesi Kedua, berupa Paparan Materi Diskusi. Selanjutnya Seminar Daring ini akan ditutup oleh Prof. Dr. Mayling Oey Gardiner – Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar, AIPI.   

Adapun pada Sesi Kedua, akan dimoderatori oleh Dr. Mahfudz, M. P., Rektor Universitas Tadulako, Palu, dengan menghadirkan 5 Narasumber yang akan menyampaikan tema Papapan materi Diskusinya:

  1. Prof. Dr. Sri Adiningsih, Anggota Komisi Ilmu Sosial - AIPI, yang juga Guru Besar FEB-UGM, yang akan membawakan materi paparan bertajuk “Trasformasi Ekonomi Digital dalam Pembangunan Ekonomi”;
  2. Prof. Syarif Hidayat, Ph. D., Anggota Komisi Ilmu Sosial – AIPI, Profesor Riset BRIN, yang akan mendiskusikan tema  Transformasi Digital dan Tantangan Aktualisasi Tata Kelola Pemerintahan”;
  3. Dr. Phil. Sukri, M.Si., Dekan FISIP Universitas Hasanuddin, akan menyampaikan tema paparan “Peran Digital dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia Timur”;
  4. Prof. Aiyen B. Tjoa, Anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), yang juga Dosen Universitas Tadulako, Palu, akan membahas perihal “Digital dalam Pembangunan Pertanian Daerah; dan
  5. Basri Amin, S. Sos., M.A., Ph. D., dosen Universitas Negeri Gorontalo, menelaah tematik “Peran Transformasi Digital dalam Pembangunan Sosial Budaya Daerah”.

Hasil Seminar Daring ini diharapkan akan memperoleh gagasan-gagasan original dan memanen ide-ide segar yang akan disarikan dan dirumuskan menjadi sebuah rekomendasi kebijakan dalam bentuk kertas kerja kebijakan (policy paper) dan/atau brief policy, yang selanjutnya akan dideseminasikan ke semua pemangku kepentingan yang relevan, serta disosialisasikan ke perguruan tinggi dan masyarakat luas.

Pembaca yang Budiman. Ikuti terus berbagai kegiatan ilmiah AIPI dalam mendesiminasikan perbincangan iptek melalui tautan situs dan media sosial AIPI. Berbagai topik mengenai penguasaan, pengembangan, pemanfaatan iptek yang dipandang menjadi isu penting dan mengemuka di masyarakat, akan dikaji, dipantau, dinilai oleh para ilmuwan untuk dapat memberikan pendapat, saran dan pertimbangan; sebagai suluh pencerahan kepada masyarakat luas dan pemangku kepentingan lainnya.  Inilah bentuk pertanggungjawaban publik peran AIPI yang dididrikan dengan UU 8/1990 sebagai lembaga independen dengan mengusung Budaya Ilmiah Unggul.

(Sigit Asmara Santa – Biro Administrasi Ilmu Pengetahuan)

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.