Press Release

11 December 2019 | 8075 hits
WEBDJUANDA.jpg

Press Release

Pagelaran Ilmiah AIPI Dalam Rangka Memperingati Deklarasi Djuanda
 “TRANSFORMASI NEGARA KEPULAUAN MENJADI NEGARA MARITIM
Jakarta, 11 Desember 2019

Dalam rangka memperingati Deklarasi Djuanda ke 62, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) pada 13 Desember 2019 akan menyelenggarakan Pagelaran Ilmiah bertajuk Transformasi Negara Kepulauan Menjadi Negara Maritim, bertempat di di Ruang AUDITORIUM lantai 2, Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta. Pagelaran ilmiah yang digelar sehari penuh ini akan menghadirkan pembicara pembuka, 2 keynotes speakers Jend. (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan - Menteri Koordiator Maritim dan Investasi, dan Prof. Dr. Hasyim Djalal sebagai saksi sejarah yang akan menghantarkan Pagelaran Ilmiah ini, serta 6 orang pakar. Pagelaran Ilmiah ini diselenggarakan dalam bentuk diskusi panel dari para panelis yang terbagi dalam 3 sesi, dan akan menekankan pembahasan pada aspek sosial-ekonomi dan rekayasa, untuk menguak secara mendalam dan memanfaatkan dampak Deklarasi Djuanda bagi kemakmuran bangsa. 

Pagelaran Ilmiah AIPI ini bertujuan untuk mengajak dan menyadarkan seluruh kompomen bangsa Indonesia bahwa Deklarasi Djuanda yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja pada tanggal 13 Desember 1957 itu, adalah tonggak penting sejarah bangsa Indonesia. Deklarasi ini melahirkan konsep wawasan nusantara sebagaimana tercantum pada UU Nomor 4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia, yang berimplikasi wilayah Indonesia menjadi semakin luas  2,5 kali lipat, menjadi 5.193.250 km2 yang belum mencakup Irian Jaya yang waktu itu belum diakui secara internasional masuk wilayah Indonesia.

Pengakuan atas wilayah NKRI seperti sekarang ini ditempuh melalui perjuangan diplomasi internasional yang panjang. Perjuangan gigih untuk mendapatkan pengakuan internasional, khususnya oleh Menlu RI Muchtar Kusumaatmadja dan Hasyim Djalal, yang menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia dan juga udara di atasnya menjadi satu kesatuan wilayah NKRI. Akhirnya baru pada 1982, Deklarasi Djuanda memperoleh pengakuan internasional sebagaimana ditetapkan pada konvensi hukum laut PBB ke-III (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS 1982) dan kemudian dipertegas kembali dalam UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan. Pengakuan Negara akan pentingnya pencapaian itu ditunjukkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid yang pada 1999 mencanangkan 13 Desember sebagai Hari Nusantara. Selanjutnya, dipertegas lagi oleh Presiden Megawati dengan menerbitkan Keputusan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2001 tentang Hari Nusantara.

Selanjutnya, karunia Tuhan yang luar biasa ini sudah semestinya dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan seluruh rakyat sesuai amanat UUD 1945. Karena itu, menjadi penting untuk mendiskusikan lebih mendalam, sudahkah dampak pengakuan dunia internasional terhadap Deklarasi Djuanda ini dapat dinikmati bangsa Indonesia? Diskusi ilmiah ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengembangkan visi kemaritiman Indonesia sebagai negara kepulauan dan mendukung gagasan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Disamping itu, AIPI merasa perlu untuk ikut mempelopori dan mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk memahami tentang betapa besarnya potensi kekayaan dasar laut Indonesia yang belum termanfaatkan sebagai sumber pemajuan ekonomi negara Indonesia dan menjadikan laut sebagai sumber utama ekonomi Indonesia.

Hasil-hasil diskusi ini dapat dijadikan sebagai rujukan bagi peneliti dan pengambil kebijakan dalam rangka mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim. Akhirnya, hasil Pagelaran Ilmiah ini diharapkan dapat diformulasikan menjadi bentuk Policy Brief, yang disusun berdasarkan materi paparan dan simpulan hasil diskusi, dengan lebih menekankan pada strategi dan langkah-langkah tepat yang dapat dan sudah seharusnya dilakukan dalam rangka membangun SDM unggul dan mengembangkan teknologi yang paling relevan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.