MEMATANGKAN AKSI GLOBAL KTT SISTEM PANGAN 2021

29 June 2020 | 2418 hits
ProfDrM_Aman_Wirakartakusumah.png

Berita AIPI, Juni 29 2020- Berita menggembirakan dan membanggakan itu datang langsung dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, 29 Juni 2020. Melalui situs PBB, Sekjen PBB telah menyampaikan personnel appointments kepada Prof. Dr. M. Aman Wirakartakusumah, Ketua Komisi Ilmu Rekayasa Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), untuk menjadi salah satu personil yang akan mengawaki Advisory Committee and Scientific Group untuk mematangkan persiapan KTT Sistem Pangan 2021.

KTT tersebut dirancang oleh Sekjen PBB, bekerja sama dengan Badan-Badan PBB yang berbasis di Roma, untuk menyiapkan kontribusi kritis terhadap Dekade Aksi Global sistem pangan untuk Agenda dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (MDG’s) 2030, sebagai kesepakatan pembangunan global.

Tugas berat dan mulia yang diamanahkan Sejen PBB untuk Prof. Aman ini adalah mengemas materi substantif kontribusi kritis terhadap Dekade Aksi yang nantinya akan disodorkan pada perhelatan tingkat tinggi dunia dalam sidang-sidang KTT Sistem Pangan 2021 mendatang.

KTT ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran global untuk memahami tantangan sistem pangan yang harus kita selesaikan, membangun percakapan global tentang cara kita memproduksi, memproses, dan mengonsumsi makanan, serta menempa aksi dan komitmen global untuk mengubah sistem pangan kita supaya menyediakan sistem pangan yang aman dan bergizi untuk semua insan di dalam batas planet kita.

Sebagaimana disampaikan Sekjen PBB baru-baru ini dalam naskah Policy Brief tentang Dampak COVID-19 terhadap ketahanan pangan dan gizi, investasi selama dan setelah krisis COVID dapat mempercepat pergerakan ke arah sistem pangan yang lebih inklusif dan tahan terhadap pandemi di masa depan, serta menawarkan perlindungan yang lebih baik untuk semua warga dunia.

Agar sidang-sidang dalam KTT benar-benar dapat menciptakan momen katalitik, proses-proses dalam KTT inklusif dipimpin oleh Utusan Khusus Sekjen PBB, Dr. Agnes Kalibata. Selanjutnya akan diinformasikan dalam percakapan seluruh masyarakat untuk mengekstraksi bukti, ide, inisiatif, dan aliansi terbaik seluruh dunia. Juga dibangun di atas banyak even-even global yang ada, perjanjian, kolaborasi, dan platform seperti Komite Keamanan Pangan Dunia yang sudah mendukung transformasi sistem pangan kita.

Sekjen PBB telah membentuk sejumlah struktur organisasi pendukung untuk memfasilitasi proses-proses ini dan memastikan keberhasilannya. Komite Penasihat multi-pemangku kepentingan akan memberikan panduan dan umpan balik strategis tentang keseluruhan pengembangan dan implementasi KTT. Mekanisme dukungan berikut akan dimasukkan ke dalam Komite Penasihat (Advisory Committee) dengan masing-masing dipimpin oleh anggota kelompok Penasihat (Advisory Group).

Kelompok Ilmiah Independen (Independent Scientific Group) akan membawa bukti ilmiah paling utama, dan membantu memperluas basis pengetahuan bersama tentang berbagai pengalaman, pendekatan, dan alat untuk mendorong sistem pangan berkelanjutan.

Gugus Tugas PBB di seluruh sistem akan memastikan bahwa KTT dapat membangun pengetahuan dan kemampuan unik dari seluruh sistem PBB untuk memenuhi agenda ini di luar KTT.

Kelompok Ilmiah (The Scientific Group) akan dipimpin oleh Dr. Joachim von Braun dan Gugus Tugas PBB akan dipimpin oleh Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB, Inger Andersen. Informasi tentang pengaturan lebih lanjut akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang, demikian António Guterres menegaskan.

Prof. Aman, merupakan salah satu ilmuwan dari 29 ilmuwan terkemuka dunia yang akan bertugas di Kelompok Ilmiah ini. Selamat mengemban tugas dan sekses selalu.
 

Sumber: https://www.un.org/sg/en/content/sg/personnel-appointments/2020-06-29/advisory-committee-and-scientific-group-for-the-2021-food-systems-summit

 

Biro Adm. Ilmu Pengetahuan

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.