Irawan Yusuf
Universitas Hasanuddin dan School of Medicine Hiroshima Universitas, Jepang
Anggota sejak : 2008
Keanggotaan : Komisi Ilmu Kedokteran
Kepakaran : Fisiologi dan Molekul Genetic
Blog : -

Prof. Dr. Irawan Yusuf, PhD. lahir di Makassar pada tanggal 11 Februari 1957. Ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada tahun 1984 dan melanjutkan pendidikan S-3 dalam bidang molecular and cellular cardiac electrophysiology di School of Medicine Universitas Hiroshima, Jepang pada tahun 1992.

Ia menjadi dosen pada Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universias Hasanuddin sejak tahun 1986. Ia diangkat menjadi guru besar dalam bidang fisiologi pada tahun 2005, serta menjadi peneliti senior pada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta pada tahun 1995 sampai dengan tahun 2002. Karier dalam birokrasi pendidikan dimulai sebagai wakil dekan bidang akademik pada tahun 2002 dan selanjutnya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unhas pada tahun 2006-2014. Ia menjadi penguji eksternal pada ujian Ph.D di Leiden University (2007), Utrech University (2009), dan Amsterdam University (2013) Belanda. Pada tahun 2015 Irawan Yusuf menjadi visiting professor pada Kyoto University, Jepang.

Karier sebagai peneliti dimulai sejak tahun 1987 sampai saat ini. Bidang riset yang menjadi minat utama adalah farmakogenomik, aspek genetik penyakit menular dan tidak menular serta interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan terhadap penyakit menular dan tidak menular. Dari aktivitas riset tersebut telah menghasilkan lebih dari empat puluh publikasi ilmiah di jurnal internasional.

Irawan Yusuf terlibat dalam berbagai aktivitas riset pendidikan tinggi dan kesehatan, antara lain menjadi anggota penilai proposal untuk Ford Foundation tahun 2004-2008, menjadi anggota tim penilai proposal penelitian untuk Danone Institute sejak tahun 2008.

Irawan Yusuf menjadi Ketua Steering Committee NECHRI (Novartis Eijkman Hasanuddin Clinical Research Initiative), suatu lembaga yang dibentuk oleh Novartis, Lembaga Eijkman dan Universitas Hasanuddin yang memfokuskan kegiatannya pada penelitian tuberkulosis dan demam berdarah. Ketua Ethical Board dari Mochtar Ryadi Institute for Nanotechnology (MRIN) yang memfokuskan kegiatannya pada penelitian kanker di Indonesia. Ia menjadi anggota Dewan Riset Nasional, Komisi Bioetik Nasional dan Wakil Ketua Komisi Nasional Etik Penelitian Kesehatan.

Irawan Yusuf memperoleh berbagai penghargaan, antara lain Ketua Program Studi Berprestasi Tingkat Nasional 2009, Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun dari Pemerintah Republik Indonesia 2010, penghargaan Juned Pusponegoro dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai anggota yang banyak mempublikasi hasil penelitian internasional 2012, dan menerima Achmad Bakrie Award untuk bidang Kedokteran tahun 2013. Menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia sejak tahun 2008.

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.