Taufik Abdullah
Universitas Gadjah Mada
Anggota sejak : 2004
Keanggotaan : Ketua Komisi Bidang Ilmu Sosial
Kepakaran : Sejarah Politik
Blog : -

Prof. Dr. Taufik Abdullah, Lahir di Bukttinggi pada 3 Januari 1936, Taufik Abdullah ialah ahli sejarah yang menjadi anggota biasa AIPI sejak 2007.

Taufik lulus S-1 Jurusan Sejarah Fakultas Sastra & Kebudayaan UGM Yogyakarta pada 1961. Ia melanjutkan pendidikan S-2 dan S-3 di Universitas Cornell, Ithaca, Amerika Serikat pada 1970.

Taufik juga merupakan peserta orientasi program East-West Centre di Universitas Hawaii, Honolulu, dan Amerika Serikat, Taufik memulai kariernya selepas lulus dari Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai Kepala Bagian Umum Majalah Ilmu Pengetahuan Indonesia (Biro MIPI) pada tahun 1962-1963 yang selanjutnya mengantarkannya berkarier lebih jauh sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Taufik pernah menjadi Direktur Leknas LIPI pada 1974-1978, hingga menjadi Ketua LIPI pada 2000-2002.

Taufik menganggap sastra sangat dekat dengan sejarah, ia berpendapat bahwa antara sejarah dan sastra mempunyai hubungan kesinambungan yang saling berkaitan sehingga tidak bisa dipisahkan. Selain itu, ia menambahkan bahwa sejarawan terkemuka pastilah seorang literer, seperti yang ia lakukan di samping kegiatannya sebagai peneliti. Baginya, novel memperkaya pengertian tentang dinamika dan sejarah.

Di dunia internasional, namanya tercatat antara lain sebagai Chairman, Executive Committee, Southeast Asian Studies Program (Singapura, 1977–1979), Member, Advisory Panel, Social Science Program The Rockefeller Foundation (New York, 1983-1985). Ia juga Member, Steering Committee, The Cambridge Leiden-New Delhi-Yogyakarta Comparative Study on India-Indonesia (Leiden, 1984–1987) serta Founder and Member, Southeast Asian Studies Regional Exchange Program (SEASREP) pada 1996 – 2005. Taufik juga merupakan Presiden International Association of Historians of Asia (1996-1998).

Dalam skala nasional, Taufik merupakan salah seorang pendiri dan ketua pertama dari himpunan Indonesia untuk pengembangan ilmu-ilmu (HIPIS) pada 1975-1979. Ia juga merupakan Ketua Akademi Jakarta pada 2005. Taufik juga merupakan Ketua Dewan redaksi, Ensikopedia Dunia Islam (penerbit Ikhtiar Baru – van Hoeve).

Untuk kontribusinya, Taufik telah mendapat sejumlah penghargaan, antara lain:

• 1991, Satya Lencana Karya Sastra (Tingkat II)

• 1992, Fukuoka Asia Cultural Prize-Category : Internasional/ Academics.

• 1994 Bintang Jasa utama (Presiden Republik Indonesia)

• 1999 Bintang Mahapura Utama (Presiden Republik Indonesia)

• 2001 diangkat sebagai Erilid (Anggota Kehormatan) KITLV (Lieden)

• 2001 Habibie Award (dalam bidang ekonomi, Sosial, Politik dan Hukum), The Habibie Center, Jakarta

• 2004 Penghargaan Sarwono Prawihardjo, LIPI

• 2007 Association of Asian Studie Award for Distinguished Countributions to Asia Studies (diserahkan secara resmi pada Annual AAS Conference, di San Francisco)

• 2009 – Doctor Honoris Causa – Universitas Indonesia (2009).

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.