Sofia Mubarika
Universitas Gadjah Mada dan Auckland New Zealand
Anggota sejak : 2008
Keanggotaan : Komisi Ilmu Kedokteran
Kepakaran : Kimia Bio Molekul
Blog : -

Prof. Sofia Mubarika M.Med., Sc Ph.D. lahir di Yogyakarta 7 Agustus 1948.

Sofia menyelesaikan program S-1 di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada tahun 1967 dan lulus dokter pada bulan Oktober 1973. Selanjutnya, ia menjadi dosen di FK UGM.

Pada tahun 1983-1985 Sofia mendapat beasiswa Rockefeller Foundation untuk bersekolah di Auckland New Zealand dalam bidang Immunobiology dengan tesis tentang Cytokines pada B cell lymphoma (BCL-6) dan mendapatkan gelar M.Med. Sc.

Kesempatan mengikuti Summer Course di Woods Hole Massasuchettes Amerika Serikat tentang biologi molekular pada tahun 1987 membuatnya berkeinginan untuk sekolah lanjut dalam bidang tersebut.

Pada tahun 1988 dan 1989 Sofia mengikuti program pertukaran ke Fakultas Kedokteran Kobe University Jepang dalam bidang immunologi dan biologi molekuar kanker. Selanjutnya Sofia mengikuti program doktor dengan disertasi mengenai Genetika Molekular Leukemia Myeloblastik akut pada anak.

Pada tahun 1996 ia diundang ke Queensland Institute for Medical Research untuk diperkenalkan dengan virus Epstein Barr penyebab berbagai kanker, seperti limfoma, kanker nasopharynx, Hodgkin lymphoma di unit EBV, QIMR, Queensland Australia. Pada tahun 1997 -2004 Sofia menjadi ketua Laboratorium Rekayasa Genetik PAU Bioteknologi UGM.

Pada tahun 2003 – 2006 Sofia mendapat dana penelitian dari European Commision untuk program Asia-link sebagai Ketua Peneliti untuk membangun Pusat Unggulan pendidikan dan pelayanan kanker Nasopharynx di FK UGM/ RS Dr. Sardjito dengan kolaborator dari 4 negara, yaitu AvL/NKI dan Vumc Belanda, Institute Gustave Roussy Perancis, Karolinska Institute Swedia, dan QIMR, EBV Unit Australia.

Saat ini Sofia menjadi Ketua Program Doktor FK UGM (2010— sekarang), menjadi peninjau penelitian LPPM UGM (2010– sekarang), LITBANGKES ( 2006—sekarang), Riset Insentive Ristek (2012, 2014), Juri The Best and Youg Scientist-Ristek Kalbe Science Award/RKSA (2010—sekarang, yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali).

Sofia juga merupakan anggota DPRD Provinsi DIY (2013—sekarang), Wakil Ketua KOMNAS PINERE, dan Ketua Tim Quality Assurance Internal Pengembangan Vaksin Hepatitis B (PT Biofarma 2012— sekarang). Ia juga menjadi anggota Yayasan Kanker Indonesia di Pusat dan Provinsi DIY di bidang ilmiah (2006—sekarang).

Karena hasil penelitiannya, FK UGM dijadikan salah satu best practices translational research di bidang kanker. Penelitian biomarker kanker terus dikembangkan mengikutsertakan beberapa mahasiswa S-2 dan S-3 baik dari UGM, RS Kanker Dharmais, beberapa Institusi lain, dan beberapa mahasiswa Internship luar negeri dalam melakukan terobosan pendidikan Joint Supervision (Cotutelle).

Sofia merupakan anggota Dewan Riset Nasional Komisi Kesehatan dan Obat tahun 2006-2012. Ia menjadi anggota AIPI Komisi Kedokteran sejak tahun 2010.

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.