Azyumardi Azra
Harvard University
Anggota sejak : 2004
Keanggotaan : Komisi Bidang Kebudayaan
Kepakaran : Sejarah Peradaban Islam
Blog : -

Prof. Dr. Azyumardi AZRA, M.A. lahir pada 4 Maret 1955. Ia adalah guru besar sejarah Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan pernah menjabat Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sejak Januari 2007 sampai April 2015.
 
Ia juga pernah bertugas sebagai Deputi Kesra pada Sekretariat Wakil Presiden RI (April 2007-20 Oktober 2009). Sebelumnya dia adalah Rektor IAIN/UIN Syarif Hidayatullah selama dua periode (IAIN,1998-2002, dan UIN, 2002-2006).

Azyumardi memperoleh gelar M.A. (Kajian Timur Tengah), M.Phil. dan Ph.D. (Sejarah/Comparative History of Muslim Societies) dari Columbia University, New York (1992) with distinction. Pada Mei 2005 dia memperoleh DR HC dalam humane letters dari Carroll College, Montana, USA. Ia juga guru besar kehormatan Universitas Melbourne (2006-2009).

Selain itu, Azyumardi juga anggota Dewan Penyantun International Islamic University, Islamabad, Pakistan (2005-12); Komite Akademis The Institute for Muslim Society and Culture (IMSC), International Aga Khan University (London, 2005-2010).

Dalam bidang ilmu pengetahuan dan riset, dia adalah anggota AIPI sejak 2005, Anggota Dewan Riset Nasional (2005-2009). Dia juga anggota Southeast Asian Regional Exchange Program (SEASREP, Tokyo, 1999-2001), Asian Research Foundation-Asian Muslim Action Network (ARF-AMAN, Bangkok, 2004-sekarang), The Habibie Center Scholarship (2005-sekarang), Ford undation International Fellowship Program (IFP-IIEF, 2006-12), Asian Scholarship Foundation (ASF, Bangkok, 2006-10), Asian Public Intellectual (API), the Nippon Foundation (Tokyo, 2007-2014), anggota Selection Committee Senior Fellow Program AMINEF-Fulbright (2008), dan Presiden International Association of Historians of Asia (IAHA, 2010-12).

Selain itu, dia anggota Dewan Pendiri Kemitraan—Partnership for Governance Reform in Indonesia (2004-sekarang), Dewan Penasihat United Nations Democracy Fund (UNDEF, New York, 2006-8), International IDEA (Institute for Democracy and Electoral Assistance), Institute of Global Ethics and Religion, USA (2004-sekarang), LibforAll, USA (2006-sekarang), Center for The Study of Contemporary Islam (CSCI, University of Melbourne, 2005-7), Tripartite Forum for Inter-Faith Cooperation (New York, 2006-sekarang), anggota World Economic Forum’s Global Agenda Council on the West-Islam Dialogue (Davos 2008-sekarang).

Azyumardi merupakan pemimpin redaksi Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies (Jakarta, 1994-sekarang), Journal of Qur’anic Studies (SOAS, University of London, 2006-sekarang), Journal of Usuluddin (Universiti Malaya, Kuala Lumpur, 2006-sekarang), Jurnal Sejarah (Universiti Malaya, Kuala Lumpur, 2005-sekarang), The Australian Journal of Asian Law (Sydney, Australia, 2008-sekarang), IAIS Journal of Civilisation Studies (International Institute of Advanced Studies, Kuala Lumpur, 2008-sekarang), Journal of Royal Asiatic Society (JRAS, London, 2009-sekarang),Journal Islamic Studies (Islamic Research Institute, Islamabad, 2010-sekarang), Jurnal Akademika (Universiti Kebangsaan Malaysia, 2010-sekarang), dan Journal of Islamic Studies (Oxford Centre for Islamic Studies, 2013-2016).

Sudah lebih dari 36 buku yang ditulis Azyumardi, termasuk Indonesia, Islam and Democracy: Dynamic in a Global Context (Jakarta & Singapore, TAF, ICIP, Equinox-Solstice, 2006), Islam in the Indonesian World: An Account of Institutional Development (Mizan International: 2007), Islam Beyond Conflict: Indonesian Islam and Western Political Theory (London: Ashgate: 2008), Varieties of Religious Authority: ¨Changes and Challenges in 20th Century Indonesian Islam (Singapore: ISEAS, 2010),

Indonesia dalam Arus Sejarah: Jilid III, Kedatangan dan Peradaban Islam, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan & Ichtiar Baru-Van Hoeve, 2012, dan contributing editor, Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jilid III, 2015.

Pada 2005 ia mendapatkan The Asia Foundation Award dalam rangka 50 tahun The Asia Foundation atas peran pentingnya dalam modernisasi pendidikan Islam. Dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan RI, pada 15 Agustus 2005 ia mendapat anugerah Bintang Mahaputra Utama RI atas kontribusinya dalam pengembangan Islam moderat.

Pada September 2010, Azyumardi mendapat penghargaan gelar CBE (Commander of the Most Excellent Order of British Empire) dari Ratu Elizabeth, Kerajaan Inggris atas jasa-jasanya dalam hubungan antaragama dan peradaban. Kemudian pada 28 Agustus 2014 ia mendapat penghargaan ‘MIPI Award’ dari Masyarakat Imu Pemerintahan Indonesia (MIPI).

Pada 4 Agustus 2014, ia dianugerahi ‘Commendations’ dari Kementerian Luar Negeri Jepang atas jasanya memperkuat saling pengertian antara Jepang dan Indonesia. Pada 18 September 2014 dia terpilih sebagai salah satu dari tiga penerima anugerah bergengsi Fukuoka Prize 2014 Jepang atas jasa dan kontribusi signifikannya pada peningkatan pemahaman masyarakat internasional terhadap budaya Asia.

Kemudian pada 25 Juni 2015 dia mendapat penghargaan ‘Cendekiawan Berdedikasi’ dari Harian Kompas. Pada 20 Agustus 2015 dia terpilih menyampaikan ‘LIPI Sarwono Memorial Lecture’ dalam rangka ulang tahun ke-48 LIPI dan pada 21 Agustus 2015 dia terpilih menerima ‘Penghargaan Achmad Bakrie’ dalam Pemikiran Sosial.

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.