Tjahjono Darminto Gondhowiardjo
Universitas Indonesia dan University of Amsterdam
Anggota sejak : 2008
Keanggotaan : Komisi Ilmu Kedokteran
Kepakaran : Biologi Molekul
Blog : -

Tjahjono dilahirkan di Semarang, 7 Maret 1955. Ia adalah dokter (1980) dan spesialis mata (1988) alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang meraih gelar doktor (1992) dari University of Amsterdam, Belanda, serta bergabung dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia sejak tahun 2008.

Kariernya dimulai dengan menjadi staf  pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKUI/Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo dengan kajian utama sesuai dengan subspesialisasinya, yaitu jaringan kornea dan lingkungannya (mukosa permukaan bola mata, air mata dan cairan akueous) serta jaringan lensa/katarak.

Kajian disertasinya Karakterisasi Enzim Aldehyde Dehydrogenase Kornea, dan interaksinya dalam berbagai patologi kornea sampai saat ini masih banyak dikutip dan menjadi inspirasi penelitian di berbagai sentra oftalmologi dunia.

Hingga kini, ia menjadi wakil promotor dan promotor program doktor di Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Hasanudin serta Universitas Andalas. Ia membimbing puluhan peserta program dokter spesialis mata untuk menyelesaikan tesis, dengan pendekatan masalah klinik dengan identifikasi laboratorik. Tjahjono juga merupakan editor utama majalah Oftalmologica Indonesiana sejak tahun 1993.

Tjahjono pernah menempati posisi Ketua Komite Nasional Penanggulangan Kebutaan dan Gangguan Penglihatan, Kementerian Kesehatan (2004-2007) dan selanjutnya menempati posisi Direktur Pengembangan RSCM (2005-2010).

Tjahjono juga dikenal sebagai konseptor Standar Profesi Perdami (2003), sekaligus menjadi Ketua Perdami selama dua periode (2003-2010), menjadi wakil Perdami pada Asia Pacific Academy of Ophthalmology (APAO/2003-2010), International Council of Ophthalmology sejak 2003 sampai sekarang.

Dia juga aktif di ASEAN Ophthalmologist Society (2014), menjadi Council Member (2010), Vice President (2010-2012), sekaligus sebagai Asian Coordinator for Education (2009-2011) dan Convernor Leadership Development Program (2011-2015) APAO. Ia juga menjadi Founding Council Member di ASEAN Association of Eye Hospital (2015-sekarang).

Tjahjono merupakan inisiator perubahan metodologi dan masa belajar pada kurikulum nasional program pendidikan dokter spesialis mata (2000), konseptor Akreditasi Program Studi
Ilmu Kesehatan Mata yang diterapkan sejak tabun 2003. Ketua Kolegium Oftalmologi Indonesia (KOI) selama dua periode (2010-2016). Ia diangkat sebagai penguji luar di Malaysia (Universiti Kebangsaan Malaysia dan Universiti Science Malaysia sejak tahun 2000), dan peninjau ujian kompetensi profesi di Singapura, serta Royal College of Ophthalmology UK. Di samping itu, dia menjalin kerja sama dengan Royal Australian New Zealand College of Ophthalmology (RANZCO) berupa adanya penguji luar sebagai standar kualitas dokter spesialis mata Indonesia.
 
Ia menjadi Wakil Ketua/ Ketua Harian Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia (PPMTI) – Bank Mata Indonesia 2005- 2010, dan Ketua Umum (2011-2015).

Berbagai penghargaan nasional dan regional telah diraihnya, antara lain Peneliti Muda Bidang Kedokteran Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (1994), Pengajar Terbaik Kedua, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1995), penghargaan Distinguish Service Award (2004) dan Arthur Liem’ Award of Leaderships (2010) dari Asia Pacific Academy of Ophthalmology; serta Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia (2009). Tjahjono turut serta sebagai Founding Fellow, Academy of Asia Pacific Professors of Ophthalmology (2014) dan Anggota Panel Ahli Tim Dokter Kepresidenan (2005-2010 dan 2014-2019)

Hak Cipta © 2014 - 2017 AIPI. Dilindungi Undang-Undang.