Seminar Nasional Hibrida: SINTHESA-IPB


SISTEM INTEGRASI HORISONTAL EKONOMI DESA UNTUK INDUSTRI PANGAN BANGSA

(SINTHESA IPB)

Kamis, 6 Juli 2023

Siaran Pers AIPI

Jakarta, 4 Juli 2023

Membangun bangsa dari pinggiran, membangun kedaulatan pangan dari desa. Kedaulatan pangan di Indonesia harus dimulai dari tercapainya kedaulatan pangan di desa-desa di seluruh Indonesia. Di desa itulah terhampar ratusan ribu hektar sawah, kebun, ladang, hutan, pesisir, laut yang dikelola oleh masyarakat desa yang tinggal di dekat lokasi alam, mulai dari pesisir laut hingga di kaki gunung. Masyarakat desa dengan segala adat kebiasaan, budaya masing-masing, semangat hidup dengan segala dinamika kehidupannya, telah membuktikan mampu bertahan hidup dengan kualitas kadarnya. Mereka umumnya tidak tergantung pada pemerintah, maupun menjadi tenaga kerja perusahaan swasta.

Masyarakat desa sebagai produsen produk bahan pangan umumnya sangat terpengaruhi oleh cengkeraman tengkulak. Sebagai produsen bahan pangan skala kecil menjadikan mereka tidak berdaulat dalam hampir semua aspek kehidupan. Rata-rata mereka pasrah dengan apa yang diterimanya dan sulit berkembang. Kondisi ini harus diubah.

Berbekal pengalaman 10 tahun menumbuhkembangkan komunitas peternak rakyat yang telah terkonsolidasi melalui program pembelajaran partisipatif Sekolah Peternakan Rakyat (SPR-1111) IPB University, dan telah terbentuk 22 perkumpulan Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI-1111) yang tersebar di 11 kabupaten di Indonesia – melalui model pendekatan yg sama – dibentuklah Sekolah Pertanian Rakyat (SPR-0301) dengan harapan akan terlahir komunitas petani yang terkonsolidasi dalam wadah SASPRI-0301.

Dua komunitas terkonsolidasi tersebut (SASPRI-1111 & SASPRI-0301, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) perlu disinergikan untuk membangun ekosistem bisnis di pedesaan. Model ini telah diterapkan di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Jombang atas dukungan dari Kementerian Dikbudristekdikti melalui program Kedaireka 2022.

Sebagai tindak lanjut untuk mematangkan kelembagaan dan tata-kelolanya, AIPI bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB, Solidaritas Alumni SPR Indonesia (SASPRI) dan Yayasan Karya Bakti Bumi Indonesia (YKBBI), perlu dilaksanakan rembug nasional yg melibatkan mitra yang lebih luas.

Inilah tema inti yang akan diperbincangkan dalam Seminar Nasional bertajuk “Sistem integrasi Horisontal Ekonomi Desa untuk Industri Pangan Bangsa (SINTHES-IPB)”, yang akan dihelat secara hibrida, Kamis, 6 Juli 2023 pukul 12.30 – 15.00 WIB di Ruang Pertemuan AIPI, Lantai 17, Gedung Perpustakan Nasional RI, Jln. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta.

Seminar Nasional Hibrida ini juga dapat diikuti secara daring melalui Akplikasi Zoom Meeting dengan ID: 859 1176 9387; Passcode: SINTHESA, atau tautan langsung melalui https://s.id/SINTHESA. Acara Seminar Nasional ini juga disiarkan melalui media Streaming YouTube: https://s.id/YOUTUBE_SINTHESA.

Tujuan Seminar ini adalah menggali pemikiran dari banyak pemangku kepentingan untuk mewujudkan ekosistem bisnis bahan pangan di pedesaan dalam rangka tercapainya kedaulatan pangan bangsa Indonesia yang dimulai dari desa melalui SINTHESA IPB.

Metode Seminar dengan peserta menggunakan: 1) tautan aplikasi Zoom dan Youtube untuk dapat melibatkan sebanyak-banyaknya peserta dari beragam komunitas; 2) menyampaikan konsep SINTHESA IPB secara utuh dan teladan yang sudah ada; 3) menyampaikan pemikiran tentang SINTHESA IPB dari berbagai pihak yang relevan; dan 4) membuka diskusi dan tanya jawab dari seluruh peserta. Dengan begitu diharapkan dapat memperoleh diskusi terbuka yang melibatkan berbagai kalangan.

Seminar buah kerjasama AIPI, Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, IPB University (PSP3-IPB), Solidaritas Alumni SPR Indonesia, dan Karya Bhakti Bumi Indonesia ini terbuka untuk umum, utamanya pesert dari Anggota DGB-IPB dan anggota AIPI; Pembelajar SPR di 26 kabupaten/kota; Pengurus SASPRI Nasional dan Kawasan di 22 lokasi; Pemerintah Kabupaten/Kota yang tergabung dalam ASPEKSINDO; Perguruan Tinggi anggota AGISPRINA (Aliansi Strategis Perguruan Tinggi Pengelola SPR Indonesia); Mitra SPR-SASPRI; Kementerian Dikbudristekdikti; kalangan Universitas Pertahanan; dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Acara secara garis besar dikemas dalam 3 Sesi, pertama Sesi Sambutan, dilanjutkan Sesi Paparan Materi, dan diakhiri dengan Sesi Diskusi. Pada Sesi Sambutan akan disampaikan oleh Prof. Arif Satria – rektor IPB, dilanjukan dengan Sambutan dan Pembukaan oleh Prof. Daniel Murdiyarso, Ketua AIPI.

Pada Sesi Paparan Materi Seminar akan menghadirkan pemateri:

Prof. Muladno – Ketua PSP3-IPB, FAPET-IPB, SASPRI dan anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI (KIPD AIPI) – akan menyampaikan Pengantar Seminar bertajuk “Implementasi SINTHESA IPB dan pengembangannya di Indonesia”;
Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M. – Ketua Dewan Pembina YKBBI – akan menyampaikan tema “Komitmen pemerintah kabupaten dalam mendorong kemajuan petani, peternak, dan nelayan bersama BUMDes melalui SINTHESA IPB”;
Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P. – Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional – akan mengeteengahkan bahasan mengenai “Peran pemerintah pusat dalam penyediaan bahan pangan lokal yang beragam untuk mewujudkan kedaulatan pangan bangsa”; dan
Prof. Jatna Supriatna – Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI – akan menyampaikan bahasan diskusi berjudul “Pengarusutamaan komunitas akar rumput sebagai produsen bahan pangan lokal melalui sinergi tetrahelix (akademisi, birokrat, pebisnis, dan komunitas rakyat).”
Seluruh rangkaian acara penyampaian Paparan Materi akan dipandu oleh Moderator Dr. Bramada W. Putera , dari IPB University. Dan setelah Sesi Diskusi, acara Penutup akan disampaikan concluding remark oleh Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI, Prof. Jatna Supriatna.

Hasil seminar yang diharapkan berupa:1) Pemikiran dan gagasan yang dapat menyempurnakan konsep SINTHESA IPB; 2) Komitmen berbagai pihak yang ingin mendukung atau bekerjasama menerapkan SINTHESA IPB di wilayahnya; 3) Pengembangan kawasan yang telah menerapkan SINTHESA IPB; dan berupa 4) Rekomendasi untuk pengembangan SINTHESA IPB secara lebih luas. Secara keseluruhan rekomendasi yang dapat disarikan akan dikemas lebih lanjut dalam bentuk kertas kerja kebijakan ataupun bentuk policy brief yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan yang relevan dan didiseminasikan ke kalangan perguruan tinggi dan masyarakat luas.

Website : aipi.or.id
Instagram : aipi_Indonesia
Tweeter : AIPI_id
Youtube : AIPI_Indonesia

Penulis berita:
Sigit Asmara Santa
Biro Administrasi Ilmu Pengetahuan – AIPI
email: aipi.indonesia1990@gmail.com