Prof. Yodi Mahendradhata adalah seorang dokter dan ilmuwan yang menekuni bidang ilmu kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan global. Berbagai penelitian telah dilakukan dan menghasilkan program yang digunakan oleh masyarakat dan Pemerintah. Saat ini Prof. Yodi menjadi Dekan FKKMK UGM dan Koordinator South East Asia Regional Training Center for Health Research yang didukung oleh WHO-TDR.
Prof. Yodi juga berpengalaman memimpin pengembangan strategi nasional untuk riset implementasi, strategi nasional pengendalian Tuberkulosis (TB) dan malaria, serta penyusunan proposal TB untuk Global Fund to Fight AIDS, TB, dan Malaria. Prof Yodi juga menekuni riset di bidang kesehatan global; implementasi dan pengendalian penyakit (disease control); kebijakan kesehatan dan manajemen program kesehatan. Prof. Yodi merupakan seorang penulis dan co-author sejumlah artikel yang diterbitkan dalam jurnal internasional terkemuka (Scopus H-index 19).
Prof. Yodi memperoleh Penghargaan Scopus Young Scientist oleh United Nation University, Elsevier dan Alexander von Humboldt Foundation di tahun 2012. Sejak 2018, beliau mendapat pengakuan sebagai Fellow of the Royal Society for Public Health (UK) dan menjadi Top 25 Associate Editors for BMC Health Services Research journal sejak tahun 2019. Saat ini Prof. Yodi menjadi editorial board di PLOS Global Health, BMC Health Service Research, Frontiers in Tropical Diseases dan National Public Health Journal. Prof. Yodi sebagai finalis Habibi Prize award 2023 mendapat apresiasi BRIN dalam konteks manajemen talenta nasional bidang riset dan inovasi, yang dijadikan acuan dalam beberapa skema program apresiasi talenta riset dan inovasi selanjutnya.
Prof. Yodi sebagai Dekan FKKMK mendorong kebijakan kedokteran presisi sehingga mendapat dukungan luas dari tenaga kesehatan, industri, serta mengedukasi masyarakat perihal kedokteran presisi yang sudah diluncurkan pemerintah pada 2022 lalu melalui Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi). Prof. Yodi juga aktif di kegiatan ilmiah internasional terkait isu SDG’s climate change dan kesehatan global.
AIPI akan lebih berdampak dengan menjadikan Prof. Yodi Mahendradhata sebagai anggota Komisi Ilmu Kedokteran (KIK) dengan berbagai riset dan inovasi di bidang ilmu kesehatan masyarakat, dan mengingat saat ini KIK belum memiliki ahli ilmu kesehatan masyarakat. Beliau akan berkontribusi dalam menjawab tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan masa depan, khususnya terkait isu kesehatan global.